Sabtu, 30 Oktober 2010

Kenaikan Kuota SNMPTN 2011 Dipertimbangkan

Calon mahasiswa harus berjuang melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) untuk memperebutkan kursi di PTN idamannya. Namun faktanya, alokasi kursi PTN yang diperebutkan sangat rendah dibandingkan dengan peminat.

Peserta SNMPTN 2010 mencapai 447.000 orang, naik 10 persen dari tahun sebelumnya. Adapun daya tampung hanya 82.000 calon mahasiswa di 57 PTN. Oleh karena itu, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh mengatakan, mulai tahun depan, penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi nasional akan lebih banyak dibandingkan dengan jalur mandiri. Namun, penerimaan bergantung ­kapasitas PTN masing-masing.
Nuh menyatakan, rata-rata perban­dingan jumlah peserta SNMPTN 2010 dibandingkan daya tampung setara dengan 5:1, meng­ingat jumlah kelu­lusan SMA juga naik sehingga perlu penambahan daya tampung di PTN.
“Ada dua hal yang dapat dilakukan untuk menaikkan porsi penerimaan siswa baru di PTN. Pertama, PTN harus menaikkan kapasitas daya tampung mahasiswa, misalnya yang tadinya satu program studi menerima 50 mahasiswa, jadi 70 siswa. Kedua, menaikkan efesiensi lama pendidikan, yang tadinya enam tahun untuk delapan semester, bisa diefisienkan atau diperpendek sehingga PTN bisa cepat menampung mahasiswa baru,” papar Nuh di sela-sela sidak SNMPTN, di Jakarta, Rabu (16/6). Namun ditegaskannya, kebijakan itu masih terus dikaji dan akan dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP). Belum bisa dipastikan berapa banyak kuota mahasiswa baru lewat SNMPTN.
Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal juga mengatakan, kebijakan agar PTN memperbesar porsi penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN hingga kini masih dalam proses penggodokan. Kementerian Pendidikan Nasional masih mempelajari apakah SNMPTN kondusif untuk mengakomodasi siswa dari segala lapisan untuk masuk ke PTN berkualitas.

Penerimaan Rendah
Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Sumantri mengakui, penerimaan mahasiswa baru UI melalui SNMPTN rendah. Tahun 2009, UI hanya menerima 30 persen dari total mahasiswa baru. Jalur penerimaan terbesar adalah melalui Seleksi Masuk UI (SIMAK UI) yang mencapai 40 persen, yang diselenggarakan UI secara mandiri. Selain itu, penerimaan mahasiswa baru UI juga melalui Program Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB) dan Ujian Masuk Bersama (UMB).
Gumilar mengatakan, porsi penerimaan lewat seleksi yang langsung diselenggarakan UI sengaja diperbesar. “UI ingin benar-benar mendapatkan mahasiswa yang benar-benar berprestasi. Terbukti, mahasiswa yang diterima melalui jalur PPKB IPK-nya sangat tinggi, lebih dari 3,6,” kata Gumilar.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto juga mengakui penerimaan mahasiswa baru di IPB melalui SNMPTN hanya sekitar 16 persen. Penerimaan terbesar adalah melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) mencapai 66 persen dan sisanya lewat seleksi Undangan Tes Masuk (UTM) IPB.

Sementara itu, Panitia Lokal 42 Semarang SNMPTN 2010 menangkap basah seorang peserta yang diduga kuat melakukan kecurangan ketika mengerjakan soal ujian, Rabu (16/6). Peserta perempuan yang berasal dari sebuah SMA di Kalimantan Barat tersebut diketahui pengawas menyembunyikan telepon seluler dilengkapi dengan headset.
Sesuai peraturan SNMPTN, peserta dilarang membawa peralatan elektronik. Oleh karena itu, pantia akan membuat berita acara terkait pelanggaran tersebut dan akan menyampaikannya ke panitia SNMPTN pusat untuk menentukan sanksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Link PTN/S

Template by : predator x-template.blogspot.com